1. Jelaskan dengan singkat mengenai :

a. Neraca Pembayaran : merupakan suatu ikhtisar yang meringkas transaksi-transaksi antara penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain selama jangka waktu tertentu (biasanya satu tahun). Neraca pembayaran mencakup pembelian dan penjualan barang dan jasa, hibah dari individu dan pemerintah asing, dan transaksi finansial.
Transaksi dalam neraca pembayaran dapat dibedakan dalam dua macam transaksi :
~ Transaksi debit, yaitu transaksi yang menyebabkan mengalirnya arus uang (devisa) dari dalam negeri ke luar negeri. Transaksi ini disebut transaksi negatif (-), yaitu transaksi yang menyebabkan berkurangnya posisi cadangan devisa.
~ Transaksi kredit adalah transaksi yang menyebabkan mengalirnya arus uang (devisa) dari luar negeri ke dalam negeri. Transaksi ini disebut juga transaksi positif (+), yaitu transaksi yang menyebabkan bertambahnya posisi cadangan devisa negara.

b. Modal asing : adalah modal yang berasal dari luar perusahaan yang sifatnya sementara bekerja di dalam perusahaan, dan bagi perusahaan yang bersangkutan modal tersebut merupakan utang, yang pada saatnya harus di bayar kembali. Modal asing di bagi ke dalam tiga golongan yaitu utang jangka pendek, utang jangka menengah dan utang jangka panjang.

c. Hutang Luar Negeri : adalah sebagian dari total utang suatu negara yang diperoleh dari para kreditor di luar negara tersebut. Penerima utang luar negeri dapat berupa pemerintah, perusahaan, atau perorangan. Bentuk utang dapat berupa uang yang diperoleh dari bank swasta, pemerintah negara lain, atau lembaga keuangan internasional seperti IMF dan Bank Dunia.

2. Sebutkan dan jelaskan manfaat modal asing (5)

a. pembiayaan pembangunan ekonomi, Dimana pembangunan ekonomi yang sedang dijalankan oleh pemerintah Indonesia merupakan suatu usaha berkelanjutan yang diharapkan dapat mewujudkan masyarakat adil dan makmur sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945, sehingga untuk dapat mencapai tujuan itu maka pembangunan nasional dipusatkan pada pertumbuhan ekonomi.

b. Masuknya modal asing juga mampu menggerakkan kegiatan ekonomi yang lesu akibat kurangnya modal (saving investment gap) bagi pelaksanaan pembangunan ekonomi.

c. Bagi negara berkembang seperti Indonesia, modal asing sangat berguna untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Diharapkan hal tersebut juga bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia.

d. Mengurangi pengangguran, karena dengan adanya modal asing diharapkan perusahaan akan lebih berkembang sehingga membutuhkan lebih banyak tenaga kerja, dengan demikian perusahaan tersebut dapat menyerap tenaga kerja.

e. sebagai penggerak kegiatan ekonomi yang melemah akibat kurangnya modal

3. Sebutkan dan jelaskan dampak hutang luar negeri terhadap pembangunan di indonesia minimal 5 !

a. Hutang luar negeri juga turut mendukung terjadinya krisis ekonomi di Indonesia pada pertengahan tahun 1997. Pada dasarnya, dalam proses pelaksanaan pembangunan ekonomi di negara berkembang seperti di Indonesia, akumulasi utang luar negeri merupakan suatu gejala umum yang wajar. Hal tersebut disebabkan tabungan dalam negeri yang rendah tidak memungkinkan dilakukannya investasi yang memadai sehingga banyak pemerintah negara yang sedang berkembang harus menarik dana dan pinjaman dari luar negeri.

b. Defisit pada neraca perdagangan barang dan jasa yang tinggi berhubungan juga dengan dilakukannya impor modal untuk menambah sumber daya keuangan dalam negeri yang terbatas.

c. Bisa menimbulkan pembangunan suatu negara terhambat jika jumlahnya terlalu banyak, karena pendapatan negara harus dikurangi dananya untuk melunasi hutang luar negeri ini.

d. Membantu menangani masalah biaya pembangunan d indonesia. Demi kelangsungan dan keberhasilan kegiatan pembangunan di bidang ekonomi dibutuhkan modal pembiayaan pembangunan yang tidak sedikit jumlahnya. Selain mengandalkan sumber pembiayaan dari dalam negeri, pemerintah juga mengandalkan sumber pembiayaan dari luar negeri.

e. Posisi negara Indonesia juga akan berada di bawah negara lain, sebab Indonesia masih berhutang dengan negara lain.

f. Ekspor dan Impor terhambat prosesnya karena negara lain tidak lagi memperhatikan negara Indonesia selama masih bermasalah dengan hutang – hutangnya.

Sumber : wikipedia, ilmu manajemen